Dear kamu yang pernah ku kenalkan kepadaNya,
Awal bertemu denganmu aku tidak merasakan sesuatu yang aneh, sama seperti bertemu dengan lelaki biasanya. Namun setelah perkenalan itu, dan kamu banyak berbagi cerita tentang kehidupanmu barulah aku tahu bahwa aku bisa banyak belajar dari sosok sepertimu.
Hari berganti menjadi minggu, betapa semakin resahnya hati ini dan akupun berfikir keras tentang perasaan apa yang ada di hati ini. Jika memang ini cinta, seharusnya ia datang setelah akad bukan setelah pertemuan itu.
Marah, kesal, mengumpat. Ya, itulah yang kulakukan beberapa hari belakangan. Sampai akhirnya akupun sadar, bukankah cinta itu anugerahNya? Lalu mengapa aku mengumpatnya? Dan akupun sadar inilah yang dinamakan Jatuh Cinta Sebelum Akad Itu Ujian.
Sungguh perasaan ini sangat mengganggu aktivitasku, dan satu hal yang aku lupakan. Mengapa aku tidak menceritakan perasaan ini kepadaNya? Bukankah Dia Sang Pemilik Hati? Akupun mengenalkanmu padaNya dan kamupun mendapat porsi didalam doaku.
Minggu berganti bulan, aku tidak lelah menantimu hanya saja Allah memberikan jawaban atas semua doaku selama ini. Entah aku yang tak baik untukmu atau memang kamu yang tidak baik untukku. Sedikit demi sedikit Dia tunjukan bahwa kamu dan aku tidak bisa menjadi kita. CaraNya memberi tahuku berbagai macam, dari teman sampai sikapmu yang menunjukan bahwa aku bukanlah cerminan dirimu.Dan sekarang rasa yang aneh itupun menghilang dengan sendirinya. Mungkin ini cara Allah menjagaku dari cinta yang tidak halal untukku. Sungguh aku tidak menyesal telah mengenalkanmu padaNya, tapi akulah orang yang paling menyesal ketika aku mengejarmu untuk menjadi kekasih tidak halalku dan mengabaikan perintahNya. Aku mencintaiNya, maka dengan itulah aku mengikuti jalan yang telah Dia tentukan untukku.
Terimakasih sudah mengajariku tentang ikhlas melepaskan sesuatu yang tidak halal. Semoga kita mendapat yang terbaik untuk kita di kehidupan masa depan kelak.
-TN-

kerennnnnn ini nusuk banget sama yang pernah aku rasain, kena banget dihati aku tia berasa kesindir dan aku tau gimana rasanya:(
BalasHapusberarti kita sama sama pernah merasakan vi hehe
Hapus