Dear Pemilik Hati,
Engkau Maha Tahu atas segala apa yang ada di hati ini. Engkau Maha Tahu apa yang dibutuhkan hati ini. Engkau Maha Tahu hati mana yang tepat untuk hati ini. Engkau Maha Tahu sampai kapan hati ini menunggu. Engkau Maha Tahu kapan dia datang mendampingi hati ini.
Duhai Pemilik Hati,
Aku tidak lelah menunggu, aku tidak bosan meminta, hanya saja aku malu ketika kau memenuhi kebutuhan dan keinginanku. Namun perintahMu masih sering ku abaikan. Entah sebesar apa rasa terimakasihku padaMu, entah sebanyak apa rasa syukurku padaMu, yang pasti nikmat ini sungguh tak terhingga.
Duhai Pemilik Hati,
Sampaikan pada dia yang nanti jadi imamku, bahwa saat ini aku sedang memperbaiki diri agar kelak ia menemukanku dalam keadaan diriku yang sudah siap menjadi makmum yang shalehah untuknya. Dan sampaikan padanya bahwa sesungguhnya aku sedang menahan diri dari rasa rindu kepadanya.
Duhai Pemilik Hati,
Bawa hati ini pergi kemanapun Kau mau. Biarkan hati ini jatuh kepada dia yang tepat untukku dan aku tepat untuknya. Dan jatuhkan hati ini setelah Kau persatukan kita dalam ikatan suci yang Kau ridhoi.
Sungguh aku tidak menginginkannya datang cepat atau bahkan terlambat. Aku hanya ingin dia datang di waktu yang tepat.
Duhai Pemilik Hati,
Genggam hati ini dan teguhkan atas segala prinsip yang sudah kita sepakati. Dan jangan biarkan hati ini tergoda pada kenikmatan dunia yang semu.
-TN-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar